ETIKA BISNIS

 

I. Pendahuluan

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.

Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.

Dasar Etika adalah Moral Apa yang dimaksud dengan etika? Menurut kamus ada banyak arti dari etika diantaranya adalah :

  • Prinsip – prinsip yang digunakan untuk mengatur prilaku individu atau kelompok
  • Pelajaran tentang moral

Etika bisnis adalah acuan bagi perusahaan dalam melaksanakan kegiatan usaha termasuk dalam berinteraksi dengan pemangku kepentingan (stakeholders) . Penerapan nilai-nilai perusahaan dan etika bisnis secara berkesinambungan mendukung terciptanya budaya perusahaan. Setiap perusahaan harus memiliki rumusan etika bisnis yang disepakati bersama dan dijabarkan lebih lanjut dalam pedoman perilaku.

II. Pembahasan

  • Definisi Etika Bisnis Menurut Para Ahli

 

  • Velasques (2002), etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis.

 

  • Hill dan Jones (1998) menyatakan bahwa etika bisnis merupakan suatu ajaran untuk membedakan antara salah dan benar guna memberikan pembekalan kepada setiap pemimpin perusahaan ketika mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis yang terkait dengan masalah moral yang kompleks. Lebih jauh ia mengatakan, “Most of us already have a good sense of what is right and what is wrong. We already know that is wrong to take action that put the lives other risk” (“Sebagian besar dari kita sudah memiliki rasa yang baik dari apa yang benar dan apa yang salah. Kita sudah tahu bahwa salah satu untuk mengambil tindakan yang menempatkan risiko kehidupan yang lain.”).

 

  • Steade et al (1984: 701) dalam bukunya ”Business, Its Natura and Environment An Introduction” memberi batasan yakni, ”business ethics is ethical standards that concern both the ends and means of business decision making” (“Etika bisnis adalah standar etika yang berkaitan dengan tujuan dan cara membuat keputusan bisnis.”).

 

  • Etika Bisnis Yang Baik

 

Etika bisnis merupakan aspek penting dalam membangun hubungan bisnis dengan pihak lain. Sukses atau gagalnya suatu bisnis sangat ditentukan oleh etika bisnis seseorang. Etika bisnis yang baik juga dapat membangun komunikasi yang lebih baik dan mengembangkan sikap saling percaya antarsesama pebisnis.

 
Dua hal yang harus diperhatikan dalam berbisnis. Pertama yaitu memerhatikan kepentingan dan menjaga perasaan orang lain. Yang kedua yaitu mencegah terjadinya salah paham dengan orang lain, karena masing-masing budaya atau negara mempunyai etika bisnis yang berbeda.
Perilaku mencerminkan watak seseorang. Sehingga perilaku yang hanya mementingkan diri sendiri, tidak disiplin, dan tidak bisa dipercaya, dapat membuat bisnis tidak berkembang sebaiknya dihindarkan dalam berbisnis. Etika bisnis yang tepat dapat membangkitkan sifat-sifat yang positif.
Semua etika bisnis yang baik harus didasari dengan kepekaan dan tenggang rasa. Maka etika umum (termasuk juga dari negara-negara lain) sebaiknya dipelajari, mulai dari cara merespon, menyapa, dan sebagainya. Etika bisnis mendorong kehati-hatian dalam berkomunikasi dan memilih bentuk-bentuk ekspresi yang bisa diterima. Hal ini akan mampu membangun hubungan bisnis yang kuat.

 

 

  • Ø Etika Bisnis Dalam Praktek (contoh kasus)

 

Dalam kehidupan sehari-hari kita menemukan berbagai macam jenis usaha, dari yang kecil hingga yang besar. Salah satu jenis usaha kecil yang sering kita temui adalah usaha jajanan gorengan keliling. Baru-baru ini kita mengetahui bahwa minyak yang digunakan oleh penjualnya adalah minyak jelantah (penggunaan minyak untuk menggoreng secara berkali-kali atau berulang-ulang), dimana minyak jelantah mengandung asam lemak jenuh yang tinggi yang berbahaya bagi tubuh. Dalam proses penggunaannya, kandungan kolesterol baik (HDL) semakin berkurang sementara kolesterol buruk (LDL) semakin meningkat dan dapat memicu berbagai penyakit seperti hipertensi, penyumbatan peredaran darah, penyakit jantung, dan stroke. Hal ini sangat ditakutkan, mengingat banyaknya orang yang menyukai jajanan tersebut, dari mulai anak kecil hingga orang dewasa. Maka dari itu sebaiknya kita lebih memperhatikan lagi jajanan yang kita beli.

III. Penutup

 

          Etika bisnis sangat dibutuhkan dalam menjalin bisnis dengan pihak lain. Etika bisnis inilah yang akan menentukan sukses atau tidaknya bisnis yang dijalankan seseorang. Etika bisnis juga dapat membangun komunikasi yang lebih baik dan mengembangkan sikap saling percaya antar pebisnis dalam menjalin kerjasama dalam dunia bisnis agar persaingan dapat berjalan secara sehat serta berkembangnya dunia bisnis dengan baik karena dilandasi sikap yang professional, moral yang luhur, jujur, transparan, serta keterbukaan.