Nama : Dian Reski
Kelas/NPM : 3EA02/10209711
Matkul : Perilaku Konsumen

1. Pengidentifikasian Permasalahan.

Untuk menyelesaikan masalah,diperlukan upaya penyelesaian atau problem solving,dimana kita akan melakukan serangkaian aktifitas identifikasi dan seleksi solusi dari masalah yg dihadapi.
Masalah penelitian bisa didefinisikan sebagai pernyataan yang mempermasalahkan suatu variabel atau hubungan antara variabel pada suatu fenomena. Sedangkan variabel itu sendiri dapat didefinisikan sebagai pembeda antara sesuatu dengan yang lain. Ketika kita mengambil topik penelitian untuk membedakan raut muka mahasiswa yang lagi bokek dan mahasiswa yang lagi banyak uang, kita punya variabel “raut muka” dan variabel “keadaan keuangan”. Nah kita ingin tahu hubungan dua variabel ini, jadilah itu sebuah masalah penelitian.
Contoh : Masalah Pemilihan Produk atau Barang
Kita harus hati-hati supaya tidak terjebak atau tertipu dalam memilih barang. Tapi juga jangan “saklek”, karena masalah pemilihan barang yang tadinya bukan masalah penelitian bisa kita “goyang sedikit” menjadi masalah penelitian. Contoh, baang punya masalah pokok yaitu “kekurangan kualitas dari barang itu sendri”. Ini bisa kita “konversi” menjadi masalah penelitian misalnya menjadi:
– Mendeteksi kemasan barang tersebut
– Model bisnis di Internet dengan modal kecil untuk suatu barang

2. Mencari Informasi kelebihan dan kekurangan suatu barang.

Untuk mencari tahu tentang kelebihan & kekurangan suatu barang,kita harus lebih teliti dan cermat dalam memilih suatu barang,dan pengetahuan kita tentang barang yg akan kita pilih akan menjadi nilai plus,agar kita tidak tertipu atau salah dalam memilih barang.
Apabila kita tidak mengerti sama sekali tentang spesifikasi atau kegunaan atau fungsi dari barang tersebut,ada baiknya kita mengajak teman atau orang yg mengerti tentang barag tersebut,untuk menjelaskan tentang spesfikasi barang tersebut.

3. Memilih Alternatif ke 2.

Apabila dalam pemilihan barang pertama,spesifikasinya kurang memuaskan atau ada yg lebih bagus dari barang yg pertama,kita bisa memilih alternative ke 2,yaitu kita harus memilih barang yg sama dari produk lain,tetapi yg spesifiksinya melebihi dari barang pertama,agar ada perbandingan antara barang pertama dan barang ke 2.
Jadi sebelum memutuskan untuk memilih barang,ada baiknya anda mempertimbangkan pilihan anda antara barang pertama dan barang ke dua.

4. Keptusan Membeli

Ketika kita sudah melihat spesifikasi dari barang 1 dan 2,tentu kita sudah punya pilihan untuk memilih barang yg kualitasnya lebih baik dari kedua barang tersebut.
dan pilhan itu,tentu anda sendiri yg akan menentukannya.

5. Evaluasi

Evaluasi adalah kegiatan mengukur dan menilai. Mengukur lebih besifat kuantitatif, sedangkan menilai lebih bersifat kualitatif. Penilaian (assessment) adalah penerapan berbagai cara dan penggunaan beragam alat penilaian untuk memperoleh informasi tentang sejauh mana hasil belajar peserta didik atau ketercapaian kompetensi (rangkaian kemampuan) peserta didik. Penilaian menjawab pertanyaan tentang sebaik apa hasil atau prestasi belajar seorang peserta didik.Hasil penilaian dapat berupa nilai kualitatif (pernyataan naratif dalam kata-kata) dan nilai kuantitatif (berupa angka). Pengukuran berhubungan dengan proses pencarian atau penentuan nilai kuantitatif tersebut.
Penilaian hasil belajar pada dasarnya adalah mempermasalahkan, bagaimana pengajar (guru) dapat mengetahui hasil pembelajaran yang telah dilakukan. Pengajar harus mengetahui sejauh mana pebelajar (learner) telah mengerti bahan yang telah diajarkan atau sejauh mana tujuan/kompetensi dari kegiatan pembelajaran yang dikelola dapat dicapai. Tingkat pencapaian kompetensi atau tujuan instruksional dari kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan itu dapat dinyatakan dengan nilai.
Berdasarkan pengertian di atas penulis menyimpulkan bahwa penilaian adalah suatu proses untuk mengambil keputusan dengan menggunakan informasi yang diperoleh melalui pengukuran hasil belajar baik yang menggunakan tes maupun nontes. Pengukuran adalah membandingkan hasil tes dengan standar yang ditetapkan. Pengukuran bersifat kuantitatif. Sedangkan menilai adalah kegiatan mengukur dan mengadakan estimasi terhadap hasil pengukuran atau membanding-bandingkan dan tidak sampai ke taraf pengambilan keputusan.Penilaian bersifat kualitatif.