PRINSIP-PRINSIP KOPERASI

 

  • •Prinsip Munkner
  • •Prinsip Rochdale
  • •Prinsip Raiffeisen
  • •Prinsip Herman Schulze
  • •Prinsip ICA (International Cooperative Allience)
  • •Prinsip Koperasi Indonesia versi UU No. 12 tahun 1967
  • •Prinsip Koperasi Indonesia versi UU No. 25/1992

PRINSIP-PRINSIP MUNKNER

  • •Keanggotaan bersifat sukarela
  • •Keanggotaan terbuka
  • •Pengembangan anggota
  • •Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
  • •Manajemen dan pengawasan dilaksanakan scr demokratis
  • •Koperasi sbg kumpulan orang-orang
  • •Modal yang berkaitan dg aspek sosial tidak dibagi
  • •Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi
  • •Perkumpulan dengan sukarela
  • •Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan
  • •Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi
  • •Pendidikan anggota

PRINSIP ROCHDALE

 

  • •Pengawasan secara demokratis
  • •Keanggotaan yang terbuka
  • •Bunga atas modal dibatasi
  • •Pembagian sisa hasil usaha kepada anggota sebanding dengan jasa masing-masing anggota
  • •Penjualan sepenuhnya dengan tunai
  • •Barang-barang yang dijual harus asli dan tidak yang dipalsukan
  • •Menyelenggarakan pendidikan kepada anggota dengan prinsip-prinsip anggota
  • •Netral terhadap politik dan agama

 

PRINSIP RAIFFEISEN

 

  • •Swadaya
  • •Daerah kerja terbatas
  • •SHU untuk cadangan
  • •Tanggung jawab anggota tidak terbatas
  • •Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan
  • •Usaha hanya kepada anggota
  • •Keanggotaan atas dasar watak, bukan uang

 

PRINSIP HERMAN SCHULZE

 

  • •Swadaya
  • •Daerah kerja tak terbatas
  • •SHU untuk cadangan dan untuk dibagikan kepada anggota
  • •Tanggung jawab anggota terbatas
  • •Pengurus bekerja dengan mendapat imbalan
  • •Usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota

PRINSIP ICA

  • •Keanggotaan koperasi secara terbuka tanpa adanya pembatasan yang dibuat-buat
  • •Kepemimpinan yang demokratis atas dasar satu orang satu suara
  • •Modal menerima bunga yang terbatas (bila ada)
  • •SHU dibagi 3 : cadangan, masyarakat, ke anggota sesuai dengan jasa masing-masing
  • •Semua koperasi harus melaksanakan pendidikan secara terus menerus
  • •Gerakan koperasi harus melaksanakan kerjasama yang erat, baik ditingkat regional, nasional maupun internasional

PRINSIP / SENDI KOPERASI MENURUT UU NO. 12/1967

 

  • •Sifat keanggotaan sukarela dan terbuka untuk setiap warga negara Indonesia
  • •Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi sebagai pemimpin demokrasi dalam koperasi
  • •Pembagian SHU diatur menurut jasa masing-masing anggota
  • •Adanya pembatasan bunga atas modal
  • •Mengembangkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya
  • •Usaha dan ketatalaksanaannya bersifat terbuka
  • •Swadaya, swakarta dan swasembada sebagai pencerminan prinsip dasar percaya pada diri sendiri

 

PRINSIP KOPERASI UU NO. 25 / 1992

 

  • •Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  • •Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
  • •Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota
  • •Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
  • •Kemandirian